Slider


Akan Ada Biaya Yang di Terapkan Google Untuk Setiap Perangkat Android

Google play image, sumber: google.com/search

Dilansir dari Reuters, selasa (16/10), Akan ada aturan baru yang diterapkan oleh Perusahaan induk Google, Alphabet Inc, pada distribusi Android di Uni Eropa. Google akan memungut bayaran dari pembuat ponsel untuk bisa mengakses toko aplikasi Google Play Store.

Perusahan ponsel yang beredar di Eropa seperti Samsung dan Huawei wajib membayar sejumlah biaya untuk bisa mengakses Google Play Store, kompensasinya adalah mereka tidak harus memasang aplikasi seperti Google Search dan Google Chrome.

Hal ini memberi kebebsasn bagi produsen ponsel berbasis Android untuk memasang peramban dari kompetitor Google, seperti Microsoft, Opera dan Mozilla.

Sebelumnya, Komisi Eropa pada Juli lalu menemukan Google menyalahgunakan dominasi pasarnya dalam hal perangkat lunak di ponsel. Ini dianggap menghambat inovasi dan memutus peluang perangkat lain masuk. Sehingga Komisi Eropa menjatuhkan denda USD5 miliar. Google mengajukan banding atas putusan tersebut, namun untuk saat ini mereka harus mematuhi aturan yang berlaku.

Vendor ponsel Android pun harus mengeluarkan tambahan biaya USD 40 atau sekitar Rp 600 ribuan per perangkat mulai 28 Oktober mendatang.

Biayanya yang harus dikeluarkan ternyata berbeda di setiap negara dan memiliki tingkatan berbeda. Tertinggi di Inggris, Swedia, Jerman, Norwegia dan Belanda.

Komisi Eropa menyerahkan kepada Google bagaimana mereka mengikuti putusan yang diambil bulan Juli tersebut dan akan terus memantau kebijakan yang mereka ambil.

Jika tidak mematuhi aturan tersebut, Eropa akan memberikan denda tambahan.



Post a Comment

0 Comments