Slider


Babak Baru Pembunuhan Khashoggi bag-1

ilustrasi crime scene, sumber: pixabay.com

DUBAI -- Drama pembunuhan jurnalis Arab Saudi bernama Jamal Khashoggi menguak babak baru. Kini, Arab Saudi mengakui bahwa Khashoggi tewas di konsulat negaranya di Istanbul, Turki, dalam sebuah perkelahian. Selain itu, Saudi mengatakan, 18 orang asal Saudi telah ditahan sebagai tersangka.

Hal tersebut dikatakan pada Sabtu (20/10) dini hari waktu setempat oleh media Pemerintah Saudi. Pernyataan ini diakui Saudi setelah dua pekan kolumnis yang kerap keras mengkritik Saudi itu hilang saat hendak mengurus dokumen pernikahannya di Konsulat Saudi pada 2 Oktober lalu.

"Penyelidikan awal yang dilakukan oleh Kantor Penuntut Umum terkait hilangnya warga negara Saudi Jamal bin Ahmad Khashoggi mengungkapkan bahwa diskusi yang terjadi antara dia dan orang-orang yang bertemu dengannya selama kehadirannya di Konsulat Saudi di Istanbul berujung pada perkelahian dan bertarung dengan warga yang menyebabkan kematiannya. Semoga jiwanya beristirahat dalam damai," kata pernyataan penuntut Saudi, seperti dikutip laman Associated Press, Sabtu (20/10).

Pernyataan Saudi tidak memerinci 18 orang Saudi yang ditahan. Namun, Saudi membantah kabar yang menyebut Khashoggi dimutilasi dan mengatakan tuduhan itu sangat tidak berdasar. Sejak awal, Riyadh mengklaim Khashoggi telah meninggalkan konsulat. Dua hari setelah hilangnya Khashoggi, Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman (MBS) mengatakan kepada Bloomberg News bahwa wartawan itu telah meninggalkan konsulat.

"Ya, dia tidak di dalam. Pemahaman saya adalah dia masuk dan keluar setelah beberapa menit atau satu jam," kata pewaris takhta Saudi itu. Saudi memang mengakui pada Jumat bahwa ada upaya untuk menutupi pembunuhan itu. Namun, Saudi belum merilis informasi terkait keberadaan jasad Khashoggi.

Dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di kantor berita Saudi Press Agency, seorang pejabat Saudi yang tidak disebutkan namanya mengatakan, investigasi awal yang dilakukan jaksa penuntut umum menunjukkan, tersangka telah melakukan perjalanan ke Istanbul untuk bertemu dengan Khashoggi. Ini karena ada indikasi bahwa Khashoggi akan kembali ke Saudi.

Dia menambahkan, diskusi dengan Khashoggi di konsulat tidak berjalan dengan baik sehingga mengarah pada perkelahian yang menyebabkan kematian Khashoggi. Namun, sumber itu mengatakan, Khashoggi terbunuh oleh suntikan obat, mungkin morfin, setelah disiksa.



bersambung...

Post a Comment

0 Comments