Slider


Babak Baru Pembunuhan Khashoggi, bag-2 (Bantah Terlibat)

ilustrasi crime scenen, sumber: pixabay.com

Pemerintah Saudi juga membantah keterlibatan Pangeran Mahkota Saudi Muhammad bin Salman (MBS)  dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. Seorang pejabat Saudi yang akrab dengan penyelidikan mengatakan pada Jumat (19/10), MBS tidak mengetahui operasi spesifik yang mengakibatkan kematian Khashoggi.

"Tidak ada perintah kepada mereka untuk membunuhnya atau bahkan secara khusus menculiknya," kata pejabat itu. Ia menambahkan, terdapat perintah untuk membawa para pengkritik kerajaan kembali ke dalam negeri.

"MBS tidak memiliki pengetahuan tentang operasi khusus ini dan tentu saja tidak memerintahkan penculikan atau pembunuhan siapa pun. Dia akan menyadari instruksi umum untuk memberitahu orang-orang agar kembali," kata pejabat itu.

Pengumuman semalam di media Saudi juga mengatakan, seorang penasihat istana kerajaan yang dekat dengan MBS telah dipecat bersama dengan tiga pemimpin dalam dinas intelijen kerajaan dan pejabat lainnya. MBS diberitakan akan merestrukturisasi dinas intelijen kerajaan.

Sementara, pernyataan Saudi bertentangan dengan laporan media pro-pemerintah di Turki. Dalam laporannya, media Turki telah menerbitkan video pengawasan dan materi lain yang menunjukkan Khashoggi dibunuh oleh pasukan pembunuh yang memiliki hubungan dengan MBS.

Pada Rabu (17/10), media Pemerintah Turki Yeni Safak membeberkan bukti rekaman suara bahwa Khashoggi dibunuh di konsulat dengan keji. Rekaman suara itu menunjukkan Khashoggi tewas di ruang Konsul Mohammad al-Otaibi selang beberapa menit setelah memasuki gedung konsulat pada 2 Oktober.

Satu sumber mengatakan, Khashoggi tidak diinterogasi terlebih dahulu, tetapi langsung dipukul, dibius, kemudian dimutilasi di atas meja oleh para pelaku yang diduga diterbangkan dari Saudi pada hari itu ke Ankara. Sumber tersebut menyebut kan, Salah Muhammad al- Tu bagy adalah otak yang menyerukan mutilasi terhadap Kashoggi. Al-Tubagy diketahui sebagai ahli forensik barang bukti di Departemen Keamanan Saudi.

Dalam rekaman tersebut juga terdengar suara Konsul Jenderal Saudi Mohammad al- Otaibi yang menyuruh pelaku untuk tidak melakukan tindakannya di gedung konsulat. "Lakukan ini di luar, Anda akan membuat saya mendapatkan masalah," ujarnya.

Salah satu warga Saudi yang diduga menyiksa Khashoggi menjawab perintah al-Otaibi dengan ancaman. "Diam, jika Anda ingin hidup ketika Anda kembali (ke Saudi)," katanya.

Penyelidikan tempat kejadian perkara (TKP) menggeledah pula kediaman Konsul Jenderal Saudi dan Konsulat Saudi di Istanbul. Pada Jumat (19/10), para penyidik menyisir hutan dan lahan pertanian luas di luar kota, lokasi yang diduga menjadi tempat pembuangan jenazah atau potongan tubuh Khashoggi.



bersambung...

Post a Comment

0 Comments