Slider


Inilah Dampak Aspirin Untuk Penderita Kanker Hati

ilustrasi, sumber: pixabay.com

Kanker hati merupakan salah satu penyakit serius dengan angka survival lima tahun hanya sebesar 17,7 persen. Kabar baiknya, risiko kanker hati atau bisa diturunkan melalui penggunaan aspirin secara rutin.

Hal ini diungkapkan oleh tim peneliti dari Massachusetts General Hospital dalam jurnal JAMA Oncology. Kesimpulan ini diambil tim peneliti setelah menganalisis data yang melibatkan lebih dari 170 ribu orang selama lebih dari tiga dekade.

Para partisipan diminta untuk mengisi kuesioner terkait seberapa sering dan seberapa lama mereka mengonsumsi aspirin. Selain itu, tim peneliti juga menggunakan data terkait diagnosis Hepatocellular carcinoma (HCC) dari para partisipan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang mengonsumsi aspirin dengan dosis 325 miligram (mg) sebanyak dua pil atau lebih perpekan memiliki risiko HCC 49 persen lebih rendah. Selain itu, orang-orang yang rutin mengonsumsi aspirin selama lima tahun atau lebih, memiliki risiko HCC 59 persen lebih rendah.

"Kami menemukan, risiko menurun secara progresif seiring peningkatan dosis aspirin dan durasi penggunaan," jelas ketua tim peneliti Dr Tracey Simon, seperti dilansir Medical News Today.

Simon dan tim peneliti juga melihat penurunan risiko HCC ini akan berkurang ketika konsumsi aspirin dihentikan. Manfaat penurunan risiko HCC benar-benar hilang pada delapan tahun setelah aspirin berhenti dikonsumsi.

Simon mengatakan, temuan ini tidak serta-merta dapat dijadikan dasar untuk menjadikan terapi aspirin sebagai terapi pencegahan HCC yang efektif. Temuan ini perlu diteliti lebih jauh untuk memahami mekanisme di balik hubungan antara konsumsi aspirin secara rutin dan penurunan risiko HCC.

"Kita sangat membutuhkan strategi pencegahan atau biomarker untuk kanker yang saat ini berkembang sebagai masalah kesehatan masyarakat," papar Simon.

Saat ini, aspirin diberikan kepada sebagain pasien untuk membantu upaya pencegahan penyakit jantung dan kanker kolorektal. Jika penelitian terhadap aspirin dan kanker hati memberi hasil positif, bukan tidak mungkin jika di masa depan aspirin juga digunakan sebagai bagian dari strategi pencegahan kanker hati.


Sumber: Republika newspaper, Senin 22/10/18

Post a Comment

0 Comments