Slider


McDonald's Dituntut Lagi Oleh Pelanggannya

sumber: unsplash.com/Joiarib Morales


Hal yang tidak mengenakan terjadi pada seorang gadis bernama Christina Thomas (14), gadis asal Oregon Amerika Serikat ini mengalami luka bakar serius pada bagian perut dan pahanya saat berada di restoran karena terkena tumpahan air panas yang disajikan oleh tempat makan cepat saji McDonald's. 

Orangtua Christina yang tak terima dengan insiden itu pun lalu menuntut pihak McDonald's dengan ganti rugi sebesar Rp 24 miliar. Dilansir dari CBS News, mereka menempuh jalur hukum karena putri mereka, Christina Thomas, tersiram air panas saat makan di McDonald's pada 29 Juli 2017 lalu.


Itu bukan pertama kalinya McDonald's dituntut oleh pelanggan karena terkena air panas yang disajikan oleh restoran itu. Media-media setempat lantas membandingkan kasus Christina Thomas dengan kasus tahun 1992. Kala itu, seorang perempuan bernama Stella Liebeck menuntut McDonald's di New Mexico setelah ia membeli satu gelas kopi dari layanan drive thru.


Kala itu, perempuan berusia 79 tahun tersebut hampir kehilangan nyawa setelah kopi yang dibelinya tumpah dan mengenai tubuhnya. Liebeck sebenarnya mengakui bahwa ia tak sengaja menumpahkannya. Namun, ia berargumen temperatur kopi McDonald's itu sangat tinggi melebihi kopi pada umumnya.


Ketika proses hukum yang menimpa Liebeck bergulir, McDonald's berusaha untuk menuntut balik. Hakim memenangkan Liebeck dan mewajibkan McDonald's memberikan ganti rugi yang saat ini senilai Rp7,6 miliar. 


Restoran cepat saji itu juga mengakui bahwa pihaknya memang menjual kopi dengan temperatur 82 hingga 87 derajat celcius—lebih tinggi dari kopi biasa yang bersuhu 70 derajat Celcius.



Sumber: CBS News

Post a Comment

0 Comments