Slider


Sukabumi Targetkan Menjadi Kota Literasi Kolecer

alun alun kota sukabumi, sumber: krjogja.com
SUKABUMI--Jumlah kotak literasi warga cerdas (Kolecer) di Kota Sukabumi akan ditambah.  Keberadaannya sebagai upaya untuk mewujudkan Sukabumi sebagai kota literasi.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan program Kolecer di Taman Sempur, Kota Bogor pada 15 Desember 2018 lalu. Dalam kesempatan itu Kota Sukabumi mendapatkan satu Kolecer dari Pemprov Jabar dan ditempatkan di Alun-Alun Kota Sukabumi.

‘’ Kolecer akan dipasang lagi di Lapangan Merdeka dan Taman Cikondang,’’ ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada wartawan Rabu (3/4/19). Sarana tersebut nantinya untuk mempermudah warga dalam membaca buku.

Menurut Fahmi, Kolecer sengaja ditempatkan di pusat keramaian agar masyarakat bisa memanfaatkan waktu berolahraga atau jalan-jalan sambil membaca buku. Sehingga wawasan dan pengetahuan warga tentang berbagai hal bisa bertambah.

Selain Kolecer lanjut Fahmi, pemkot juga menggagas pojok baca di setiap kelurahan. Sarana ini nantinya ditempatkan di kelurahan sport center.

Pemkot kata Fahmi mendorong setiap hotel untuk menyediakan Kolecer. Langkah ini untuk memudahkan bagi warga dalam membaca buku di setiap tempat termasuk hotel dan tempat umum lainnya.

Nantinya ungkap Fahmi, semua hotel secara bertahap akan dimintakan untuk menyiapkan kotak literasi dan pojok bacanya. Para tamu pun dapat dengan mudah mengakses bacaan.

Sejumlah upaya ini sambung Fahmi merupakan langkah pemerintah yang ingin mewariskan peradaban lebih baik kepada warga. Targetnya akan lahir warga yang cerdas dan melesat dalam mendapatkan informasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Sukabumi Nicke Siti Rahayu menambahkan, penambahan Kolecer ini memang sesuai dengan program Pemkot Sukabumi. Keberadaan sarana ini memungkinkan masyarakat bisa membaca koleksi buku yang tersedia di pusat keramaian.

Program Kolecer ini tutur Nicke, bagian dari kegiatan street library. Hadirnya Kolecer ini mendapatkan sambutan dari warga yang mengunjungi Alun-Alun Sukabumi. Di mana masyarakat membaca buku yang tersedia di Kolecer.

Antusiasme warga ini sambung Nicke, menggambarkan minat baca warga Sukabumi yang mulai meningkat. Salah satu parameternya adalah tingkat kunjungan ke perpustakaan dalam hal ini sarana Kolecer.

Selain Kolecer lanjut Nicke, Kota Sukabumi juga memiliki mobil perpustakaan keliling. Sarana ini untuk menjangkau warga yang berada di daerah dan taman publik. Dalam setahun ada 41 titik layanan perpustakaan keliling dengan 288 kali putaran kegiatan.

Jumlah mobil perpustakaan keliling yang dimiliki mencapai sebanyak tiga unit. Ke depan Nicke berharap ada motor perpustakaan keliling untuk menjangkau warga yang ada di gang-gang kecil.




rep: riga nurul iman/republika
red: WK

Post a Comment

0 Comments